Assalamu’alaikum……
Ma’shum Rois Addin Saf itulah nama kelahiranku tetapi karena beberapa kesalahan teknis namaku tertulis Maksum Ro’is Adin Saf didalam Ijazah dan akte kelahiranku, tapi itu semua tidak mengurangi doa dan harapan orang tuaku yang terkandung didalam namaku, aku dilahirkan di sebuah desa kecil di Sragen Jawa Tengah pada 15 Oktober 19xx dan pada usia yang relatif muda (tepatnya 5 x 40 hari) aku ikut orang tuaku hijrah ke pulau sumatera, disinilah aku dibesarkan dan sinilah kepribdianku dibentuk.
Pendidikan Dasar kutempuh di SDN 028 Rawa Makmur (2000) dan pendidikan menengah kutempuh di Mts YPI Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang (PPDN-TB) (2004) kemudian aku melanjutkan ke ITTC/KMI Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo (2008) dan saat ini aku sedang meneruskan perjuanganku di STMIK Amikom Jogjakarta tepatnya di jurusan Teknik Informatika…
Pengalaman keorganisasian yang pernah kurasakan diataranya ; Ketua Kelas (beberapa kali ketika SD, Kelas 1,2 & 3 C PPDN-TB, Kelas 1 Int J dan kelas 3 Int B), Sekretaris PSDKR (Persatuan Santri Daarun Nahdhah Kabupaten Rokan Hulu), Bendahara Aneka Ria Nusantara, Bendahara Panitia Lomba Pidato Antar Zone, Ketua Panitia Perpulangan Akhir Tahun Konsulat Riau, Ketua Rayon Saudi 3 Lantai 1, Panitia Pelaksanaan Kurban, Ketua Keamanan Mukim Liburan Pertengahan Tahun, Ketua Koordinasi Ketua Rayon Se Darussalam, Ketua Panitia Pergantian Pengurus OPPM, Ketua Panitia Bulan Ramadhan, Bagian Keamanan Pusat OPPM, Bagian Pengajaran OPPM, Founder dan Pembimbing Marvel, Ketua Panitia Ujian Awal Tahun Gontor 6, Staff Bagian Pembimbing Bahasa Gontor 6, Staff Sekretaris Pengasuh Gontor 6, Koresponden dan Penanggungjawab Majalah Gontor, dan untuk saat ini aku berusaha aktif dibeberapa organisasi yang ada di Amikom, diantaranya : Forseka Senat Mahasiswa, TAMAM (Arabic Amikom Comunity), Himpunan Mahasiswa Jurusan TI (HMJTI), Unit Kerohanian Islam Jahtish, Amikom English Club (AEC), Amikom Computer Club (AMCC), dan Amikom Taekwondo, semua ini sengaja saya ikuti sebagai ajang meningkatkan diri diberbagai aspek, mulai Intelegen, Relasi, Skill Komputer dan Bahasa, Organisasi dan Olahraga, semoga semuanya bisa berjalan dengan lancar.
Untuk kegiatan ekstrakurikuler yang pernah saya ikuti diantaranya : Sekolah Sepak Bola (SSB) Bina Remaja Bangkinang, Lembaga Bahasa Asing (LBA) Bangkinang, Wahana Prima Komputer Bangkinang, Persatuan Bela Diri Darussalam (PERBEDA), Isthithla’ Arabic Course, Pasus Gudep 15089-09 Panther Team, Handycraft course, Kursus Mahir Tingkat Dasar dan Tingkat Lanjut (KMD/KML), Entrepreneur Campus dan masih banyak pelatihan dan seminar yang saya ikuti yang belum bisa tertulis pada kesempatan kali ini.
Motto Hidupku “Hidup harus bermanfaat ” hidup sekali hiduplah yang berarti, hoby ku banyak diantaranya Membaca (apapun bacaanya asal tidak komik), Ngotak ngatik computer, Sepak Bola, Memotivasi orang lain, De eL eL. Sikapku sehari-hari berubah ubah sesuai suasana hatiku kadang serius dan diam tapi kadang juga cengengesan dan ghoma, aku sangat sensitif pada kebersihan dan kerapian dan sangat anti terhadap kotor dan acak-acakan, aku memiliki motivasi dan ambisi yang sangat kuat dalam menjalani hidup, dan aku juga senang merencanakan sesuatu sebaik mungkin termasuk hidup saya.
Wassalau’alaikum…


2 Juni 2010 at 1:21 am
Assalamu’alaikum,
mba, salam kenal sebelumnya,
blog yang bagus, alangkah lebih bagus lagi jika mba membaca artikel ini,
http://aslibumiayu.wordpress.com/2010/04/04/berinternet-sehat-membendung-mudharat/
Mudah-mudahan bisa bermanfaat,..
30 Agustus 2010 at 7:02 pm
Maaf, saya ingin memberi masukan tentang motto Life is struggle.
Berhati hatilah dengan kata dan kalimat yang kita tulis dan kita hayati. Bisa jadi akan mempengaruhi keberhasilan hidup kita.
Walaupun kalimat struggle sangat populer digunakan saat muhadhoroh setiap malam Jumat, bukan berarti kita harus struggle terus dalam kehidupan kita.
Saya melihat antum menginginkan Hidup yang berarti. Mengapa tidak buat motto yg langsung mengarahkan kepada Hidup yang bermakna dan berkwalitas.
Apakah Hidup yang bermakna dan berkwalitas harus selalu dengan struggle. Apakah bisa dan apakah mungkin hidup yang bermakna, bisa juga dicapai tanpa harus struggle.
Semoga menginspirasi dan bermanfaat.
Terima kasih
Wassalam
D Rahmat Hidayat
Yang pernah merasakan tinggal di Gedung Baru dan Sewindu serta ikut proses angkutin pasir dari sungai Malo untuk pembangunan Masjid Gontor th 1970-73
12 Oktober 2010 at 10:27 pm
terima kasih masukannya ustadz Rahmat Hidayat… InsyaAllah akan segera diperbaiki..
7 Maret 2011 at 5:54 pm
MAKSUM>>>> mampir ya ane ke blog Nt…
btw, blognya makin keren aja nih..
kunjungi juga blog ane Portal Islam & Sains Populer
7 Maret 2011 at 5:55 pm
Life is not problem to be solved
but it’s reality to be enjoy…
yo nggak?
my site
18 Maret 2011 at 6:59 pm
ustadz ma’shum assalamualaikum
ana gak bisa ngun gkapn apa apa cuma bisa bilang the excellent not from action but from habit
18 Agustus 2011 at 12:45 pm
hmmmm………cukup bagus