Buaya vs Cicak

Sebuah cerita lucu yang memotivasi..

Ketika disuatu negeri, hiduplah sekelompok buaya dan sekelompok cicak, kedua hewan ini memiliki banyak kesamaan, mereka sama- sama melata, sama-sama reptila githu dech… (biar ilmiah dikit hehehe) kebetulan dinegeri itu mereka berdua sama-sama mendapatkan tugas untuk menegakkan keadilan diantara seluruh penduduk negeri, hanya saja sang cicak memiliki banyak kelebihan hingga dia bebas untuk memanjat pohon yang sangat tinggi sekalipun dan dengan badanya yang kecil dia bebas untuk menyusup keberbagai penjuru negeri untuk menyelidiki keadilan dinegeri tersebut, berbeda dengan sang buaya yang berbadan besar dan bertaring kokoh, dia kesulitan untuk mengimbangi kelincahan sang cicak, dia hanya bisa mengintai menunggu saat mangsa tiba, atau dia akan berjemur sambil membuka mulut lebar-lebar untuk menunggu mangsanya datang kedalam mulutnya…. sungguh keadaan yang sangat disayangkan sebetulnya…

Hingga suatu hari….

Terjadi sebuah peristiwa yang sangat dahsyat!!!!

Dimana sang buaya merasa kurang nyaman dengan posisi dan kondisinya yang berbeda jauh dibandingkan dengan sang cicak, padahal mereka memiliki tugas yang sama, bahkan dia berfikiran jangan – jangan cicak sudah mengawasinya secara diam-diam…

Tanpa fikir panjang….

Sang buaya pun mengibarkan bendera peperangan terhadap cicak!!!! tanpa basa basi dia langsung menyambar para kepala suku dari para cicak dan menjadikannya sebagai mangsa… Otomatis… keadaan ini membuat gempar seluruh negeri!!!! bagai mana tidak, para petugas penegak keadilan malah buta terhadap keadilan itu sendiri,, kasihan para hewan dari kelompok “habitat cilik” mereka harus ikut bingung melihat itu semua..

Melihat keadaan yang seperti ini “Sang Raja” Pun mengambil tindakan cepat….

Dia mengutus para perwiranya untuk menyelidiki dan melaporkan kasus ini, tak sia-sia para perwira bekerja maksimal dan mendapatkan sedikit titik terang….

sang raja pun langsung mengeluarkan titahnya… sayang sekali..

keadaan negeri sudah terlanjur memburuk, para penduduk negeri sudah bosan dengan huru hara yang ada… hingga sebagian dari mereka ada yang tidak setuju dengan titah yang dikeluarkan oleh “Sang Raja”….

bagaimana kelanjutan kisah ini?

apakah sang raja berhasil mengembalikan kemakmuran dan keadilan dinegerinya?

atau para penduduk yang tidak puas melakukan hal-hal yang lebih jauh lagi? atau bahkan terjadi kudeta?

nantikan kelanjutannya… yang nulis blom sholat ne… mau sholat dulu..

concat, 29 Nov 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: