Kisah Lucu “Dikira Pengamen”

Hari ahad pagi adalah hari yang membuat kebanyakan orang enggan untuk meninggalkan tempat tidurnya, terutama untuk sebagian mahasiswa di Jogja, apalagi malamnya habis bergadang, pagi dijadikan ajang balas dendam.
Pagi ini, seperti biasa setelah olahraga pagi beta membersihkan rumah bagian belakang dengan membiarkan pintu depan tertutup rapat, tiba – tiba terdengar suara orang bernyanyi dan bermain gitar didepan pintu, secara reflek beta berfikir ini pasti pengamen, beta pun mencari uang receh dan berjalan menuju kepintu depan, sesampainya dipintu depan beta membuka pintu dan menjulurkan tangan dengan maksud memberikan uang receh yang beta pegang. Tetapi beta terkejut karena ternyata bukan pengamen tapi Mas yang tinggal didepan rumah yang memang suka main gitar yang datang, dia datang mencari teman beta, betapun malu dan langsung salah tingkah, karena salah orang…
setelah meminta maaf betapun memanggil teman yang dicarinya.. dan masih tersenyum – senyum sendiri kalau ingat kejadian itu..
dan masih banyak lagi kejadian kejadian lucu disekitar beta yang belum sempat ditulis, seperti pegawai sensus yang kebingunan, pejabat askes yang nyasar, proposal sumbangan yang kabur, dan lain2, semoga lain waktu beta bisa menuliskannya..

Teratai IV Cocat, Sleman, 30 Mei 2010

2 Komentar to “Kisah Lucu “Dikira Pengamen””

  1. Hehehe… salah persepsi emang sering bikin lucu.

    Suka

  2. iya pak, betul banget tuch…😛 tapi sayangx banyak dri kita yg blm bisa menyadari hal2 yang sebenarx bisa membuat kita bahagia..🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: