“Hidup adalah Pilihan”

Qadha dan Qadar…

Sebuah pembahasan yang cukup menarik untuk di bahas.

Yang pasti, Allah tidak pernah menutup harapan dari seorang hamba untuk terus berkembang menjadi lebih baik lagi, untuk bangkit dari keterpurukan, untuk terus belajar demi memperbaiki dirinya. Akan tetapi tidak sedikit hambanya yang lupa akan kesempatan yang diberikan itu, mereka lebih memilih untuk putus ada dan menerima keadaan dengan pasrah dengan alasan “bersyukur”.

Bukankah Allah menjanjikan, jika kita bersyukur akan ditambah-Nya? dan bagaimana caranya “tambahan” itu akan datang jika kita diam saja? apakah akan turun dari langit? tentu tidak.. Rasa syukur itu harus dibuktikan dengan aksi nyata untuk terus bergerak dan berbuat lebih baik dari sebelumnya.

Kembali ke pembahasan, hidup itu pilihan…

Ntar di sambung lagi.. mau masak dulu… ūüėÄ

Iklan